Article Sections

Apa Itu Mewing? Cara Melakukan, Manfaat, dan Apakah Benar Efektif?

Facebook
X
Threads
WhatsApp
apa itu mewing

oleh Drg Jessica Mulia

Belakangan ini, istilah mewing semakin populer di media sosial. Banyak konten mengklaim bahwa teknik ini dapat membuat jawline lebih tegas, wajah lebih simetris, bahkan mengubah bentuk wajah tanpa operasi. Tidak sedikit orang akhirnya mencari tahu apa itu mewing, bagaimana cara melakukannya, dan apakah teknik ini benar-benar efektif seperti yang sering ditampilkan di internet.

Sebenarnya, mewing bukanlah teknik baru. Konsep ini sudah dikenal selama beberapa dekade dan berkaitan dengan posisi lidah saat beristirahat. Dalam dunia kedokteran gigi, posisi lidah memang berperan dalam fungsi rongga mulut dan perkembangan rahang, terutama pada anak-anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan. Namun, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang kuat bahwa mewing dapat mengubah bentuk tulang wajah secara signifikan pada orang dewasa atau membentuk jawline secara permanen.

Dalam dunia kedokteran gigi, penting untuk membedakan antara manfaat menjaga postur lidah yang baik dengan berbagai klaim yang banyak beredar di media sosial. Yuk, kenali apa itu mewing, cara melakukannya dengan benar, manfaat yang mungkin diperoleh, serta batasan dan risikonya berdasarkan bukti ilmiah yang tersedia.

Apa Itu Mewing?

Mewing adalah teknik menjaga posisi lidah agar menempel pada langit-langit mulut (palatum) saat sedang beristirahat. Teknik ini dipopulerkan oleh Dr. John Mew, seorang dokter gigi asal Inggris yang mengembangkan konsep Orthotropics, kemudian semakin dikenal melalui putranya, Dr. Mike Mew.

Konsep dasarnya sederhana. Saat tidak sedang berbicara, makan, atau menelan, seluruh permukaan lidah diarahkan menempel pada langit-langit mulut, bibir tetap tertutup, dan rahang berada dalam posisi rileks.

Secara medis, posisi lidah memang memiliki peran dalam pertumbuhan rahang dan perkembangan wajah, terutama pada anak-anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan. Namun, pada orang dewasa, bukti ilmiah bahwa mewing dapat mengubah bentuk tulang wajah secara signifikan masih sangat terbatas.

Karena itu, penting untuk membedakan antara manfaat menjaga postur lidah yang baik dengan berbagai klaim berlebihan yang banyak beredar di media sosial.

Cara Melakukan Mewing yang Benar

cara melakukan mewing yang benar

Kalau kamu ingin mencoba teknik ini, pastikan dilakukan dengan benar agar tidak menimbulkan ketegangan pada rahang. Tujuan dari mewing bukanlah menekan lidah sekuat mungkin ke langit-langit mulut, melainkan membentuk kebiasaan postur lidah yang alami dan nyaman dalam jangka panjang

1. Tempelkan seluruh permukaan lidah ke langit-langit mulut

Bukan hanya ujung lidah, tetapi hampir seluruh permukaan lidah sebaiknya menyentuh langit-langit mulut secara lembut. Hindari menekan terlalu kuat karena justru dapat membuat rahang terasa pegal.

2. Tutup bibir secara rileks

Bibir cukup tertutup secara alami tanpa perlu mengatupkannya dengan kuat.

3. Rahang dan gigi tetap rileks

Saat beristirahat, gigi atas dan bawah sebaiknya berada dalam posisi rileks dengan sedikit jarak di antaranya atau hanya bersentuhan sangat ringan. Hindari kebiasaan menggertakkan gigi karena dapat meningkatkan tekanan pada sendi rahang (TMJ).

4. Bernapas melalui hidung

Bernapas melalui hidung merupakan pola pernapasan yang normal. Selain membantu menjaga posisi lidah tetap stabil, pernapasan melalui hidung juga berperan dalam menyaring, menghangatkan, dan melembapkan udara sebelum masuk ke paru-paru.

Mewing Berapa Kali Sehari?

Pertanyaan ini cukup sering muncul. Sebenarnya, mewing berapa kali sehari bukanlah pertanyaan yang tepat karena mewing bukan latihan yang dilakukan beberapa kali sehari seperti olahraga.

Mewing lebih dikenal sebagai kebiasaan menjaga posisi lidah saat sedang beristirahat. Artinya, teknik ini diterapkan secara konsisten ketika kamu tidak sedang berbicara, makan, atau menelan.

Tujuannya bukan mempertahankan posisi lidah dengan cara dipaksa, melainkan membentuk kebiasaan postur lidah yang alami dan nyaman.

Manfaat Mewing

Meski banyak klaim beredar di internet, manfaat mewing yang telah didukung penelitian ilmiah masih terbatas. 

Beberapa manfaat yang mungkin dirasakan antara lain:

1. Membantu membiasakan postur lidah yang baik

Pada sebagian orang, mewing dapat membantu membangun kebiasaan posisi lidah yang lebih baik saat beristirahat.

2. Mendukung kebiasaan bernapas melalui hidung

Mewing umumnya dilakukan bersamaan dengan kebiasaan bernapas melalui hidung. Hal ini dapat membantu mengurangi kebiasaan bernapas melalui mulut yang dalam jangka panjang berpotensi memengaruhi kesehatan rongga mulut.

3. Mendukung fungsi orofasial yang normal

Posisi lidah yang baik merupakan bagian dari fungsi orofasial yang normal dan dapat membantu menjaga koordinasi otot selama proses menelan maupun saat rahang berada dalam posisi istirahat.

Perlu diketahui bahwa sebagian besar manfaat yang sering dibahas di media sosial masih berasal dari pengalaman individu dan belum didukung oleh penelitian klinis berkualitas tinggi.

Karena itu, mewing tidak dapat dianggap sebagai pengganti perawatan ortodonti atau tindakan medis lainnya.

Perlu dipahami bahwa manfaat mewing lebih berkaitan dengan kebiasaan menjaga fungsi rongga mulut yang baik, bukan perubahan bentuk tulang wajah. Hingga saat ini, penelitian yang tersedia belum dapat membuktikan bahwa mewing mampu memberikan perubahan estetika wajah secara signifikan pada orang dewasa.

Posisi Lidah Saat Mewing

Banyak orang hanya menempelkan ujung lidah ke langit-langit mulut. Padahal, posisi lidah saat mewing yang dianjurkan adalah seluruh bagian lidah menempel secara merata, mulai dari ujung hingga bagian belakang lidah.

Posisi ini seharusnya terasa nyaman. Jika muncul rasa nyeri atau tegang pada rahang, kemungkinan teknik yang dilakukan belum tepat.

Baca Juga: Koreksi Oklusi Gigi: Solusi Mengatasi Gigitan Tidak Seimbang dan Nyeri Rahang

Apakah Mewing Efektif?

apakah mewing efektif

Jawabannya bergantung pada tujuan yang ingin dicapai.

Jika tujuanmu adalah membiasakan postur lidah yang lebih baik dan mendukung fungsi orofasial yang normal, mewing dapat menjadi salah satu kebiasaan yang bermanfaat.

Namun, jika berharap mewing dapat mengubah bentuk tulang wajah orang dewasa secara drastis, hingga saat ini bukti ilmiahnya masih sangat terbatas.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan tulang wajah jauh lebih mudah dipengaruhi pada anak-anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan. Sementara itu, pada orang dewasa, struktur tulang rahang telah berkembang secara matang sehingga perubahan bentuk tulang melalui mewing belum dapat dibuktikan secara konsisten.

Apakah Mewing Bisa Membuat Jawline Lebih Tegas?

Salah satu alasan utama banyak orang mencoba mewing adalah harapan mendapatkan jawline yang lebih tegas.

Namun, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah berkualitas tinggi yang menunjukkan bahwa mewing dapat membentuk jawline secara signifikan pada orang dewasa.

Pada sebagian orang, perubahan tampilan wajah yang terlihat di media sosial bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, seperti penurunan berat badan, sudut pengambilan foto, pencahayaan, kontraksi otot wajah, maupun ekspresi saat difoto.

Jika tujuan Anda adalah memperbaiki bentuk rahang atau mengatasi kelainan gigitan, pemeriksaan oleh dokter gigi merupakan pilihan yang lebih tepat dibanding hanya mengandalkan mewing.

Mewing Sebelum Sesudah, Benarkah Bisa Mengubah Wajah?

Di media sosial, banyak beredar foto atau video mewing sebelum sesudah yang menunjukkan perubahan bentuk wajah atau rahang.

Namun, hingga saat ini sebagian besar gambar tersebut masih berupa pengalaman pribadi (anecdotal evidence) dan belum dapat dianggap sebagai bukti ilmiah.

Perubahan sudut pengambilan foto, pencahayaan, ekspresi wajah, penurunan berat badan, maupun kontraksi otot wajah dapat memengaruhi tampilan wajah sehingga hasilnya belum tentu disebabkan oleh mewing.

Selain itu, perubahan berat badan, komposisi lemak wajah, proses penuaan, hingga cara seseorang memosisikan kepala saat difoto juga dapat memengaruhi tampilan wajah. Karena itu, foto mewing sebelum sesudah yang beredar di internet tidak dapat dijadikan bukti bahwa perubahan tersebut semata-mata disebabkan oleh mewing.

Risiko Melakukan Mewing

Pada dasarnya, menjaga posisi lidah yang benar bukanlah hal yang berbahaya. Namun, teknik yang dilakukan secara berlebihan atau dipaksakan justru dapat menimbulkan beberapa keluhan. Bila dilakukan dengan teknik yang benar, mewing umumnya tidak menimbulkan efek samping. Keluhan biasanya muncul ketika posisi lidah dipaksakan atau dilakukan dengan tekanan yang berlebihan.

Beberapa risiko yang mungkin muncul meliputi:

  • Rahang terasa pegal.
  • Nyeri pada sendi rahang (TMJ).
  • Otot wajah menjadi tegang.
  • Ketegangan pada otot leher atau sakit kepala akibat penggunaan otot yang berlebihan.
  • Kebiasaan menggertakkan gigi tanpa disadari.

Kalau selama mencoba mewing kamu mulai merasakan rahang sakit, sulit membuka mulut, atau keluhan semakin bertambah, sebaiknya hentikan terlebih dahulu dan lakukan pemeriksaan ke dokter gigi.

Baca Juga: Rahang Terasa Nyeri Saat Makan? Waspadai Penyebab & Cara Mengatasinya!

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter Gigi?

Jika tujuanmu bukan sekadar memperbaiki postur lidah, melainkan ingin mengatasi rahang yang tidak simetris, gigitan yang terasa tidak pas, atau nyeri rahang yang terus berulang, pemeriksaan langsung menjadi langkah terbaik.

Dokter gigi akan mengevaluasi apakah keluhan tersebut berkaitan dengan susunan gigi, sendi rahang (TMJ), kebiasaan menggertakkan gigi, maupun faktor lain yang memengaruhi fungsi rongga mulut.

Pemeriksaan juga dianjurkan apabila keluhan disertai kebiasaan bernapas melalui mulut, mendengkur, atau gangguan tidur, karena kondisi tersebut dapat berkaitan dengan masalah fungsi saluran napas dan perkembangan rahang.

Dengan diagnosis yang tepat, dokter dapat menentukan apakah cukup dilakukan edukasi mengenai kebiasaan oral, diperlukan perawatan ortodonti, atau penanganan lain sesuai penyebabnya.

Dapatkan Penanganan Rahang dan Gigitan yang Tepat di PUTIH Dental

Mewing dapat dicoba sebagai bagian dari kebiasaan menjaga postur lidah. Namun, jika kamu mengalami rahang yang tampak tidak simetris, gigitan terasa tidak pas, atau nyeri saat mengunyah, mewing bukanlah pengganti pemeriksaan oleh dokter gigi.

Di PUTIH Dental, dokter akan mengevaluasi kondisi rahang, susunan gigi, serta fungsi gigitan secara menyeluruh sebelum menentukan perawatan yang sesuai. Bila diperlukan, dokter dapat merekomendasikan perawatan ortodonti atau tindakan lain untuk membantu memperbaiki fungsi gigitan sekaligus estetika senyum.

FAQ

Apa itu mewing?

Mewing adalah kebiasaan menjaga posisi lidah agar menempel pada langit-langit mulut saat beristirahat, dengan bibir tertutup dan bernapas melalui hidung.

Apakah mewing efektif?

Mewing dapat membantu membiasakan postur lidah yang lebih baik. Namun, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang kuat bahwa mewing dapat mengubah bentuk tulang wajah orang dewasa secara signifikan.

Berapa lama hasil mewing terlihat?

Tidak ada waktu pasti. Perubahan bentuk tulang wajah akibat mewing pada orang dewasa belum terbukti secara ilmiah sehingga hasil yang beredar di media sosial tidak dapat dijadikan patokan.

Apakah mewing bisa membuat jawline lebih tegas?

Belum ada penelitian berkualitas tinggi yang membuktikan bahwa mewing dapat membentuk jawline secara signifikan pada orang dewasa. Bila terlihat ada perubahan pada foto sebelum dan sesudah, hal tersebut juga dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti penurunan berat badan, sudut pengambilan foto, pencahayaan, maupun ekspresi wajah.

Apakah mewing bisa membuat wajah lebih simetris?

Belum ada penelitian berkualitas tinggi yang membuktikan bahwa mewing dapat memperbaiki asimetri wajah pada orang dewasa. Jika asimetri berkaitan dengan pertumbuhan rahang, susunan gigi, atau gangguan gigitan, sebaiknya lakukan pemeriksaan langsung ke dokter gigi.

Suggested Article

penyakit gusi

Gusi Hitam: Penyebab, Cara Mengatasi, dan Apakah Berbahaya?

kesehatan gigi penting bagi atlet

Mengapa Kesehatan Gigi Penting bagi Atlet? Ini Penjelasan Dokter Gigi

infeksi gigi

Apakah Infeksi Gigi Bisa Menyebar ke Bagian Tubuh Lain? Ini Faktanya