Harga Crown Gigi Berdasarkan Jenisnya, Lengkap dengan Prosedur

Facebook
X
Threads
WhatsApp
Harga Crown Gigi Berdasarkan Jenisnya, Lengkap dengan Prosedur
Articles Section

Gigi yang rusak seperti patah atau berlubang, tentunya dapat mengganggu seseorang, baik dari sisi penampilan atau dari sisi fungsi gigi itu sendiri. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan pemasangan mahkota atau crown gigi.

Crown gigi adalah gigi buatan yang dibuat dengan bahan khusus untuk menutupi kerusakan pada permukaaan gigi. Crown gigi ini lebih baik dari gigi palsu lepas pasang pada umumnya. Lalu pertanyaan yang paling sering muncul adalah berapa harga crown gigi ini? Untuk lebih mengetahuinya, simak penjelasannya berikut ini ya.

Apa Itu Crown Gigi?

Pertama-tama, mari kita mengenal lebih jauh tentang crown gigi. Crown gigi adalah penutup berbentuk gigi (mahkota gigi) yang dipasang di atas gigi yang rusak atau lemah untuk mengembalikan bentuk, ukuran, kekuatan, dan fungsinya. 

Menurut Cleveland Clinic, crown gigi adalah struktur yang sepenuhnya membungkus bagian gigi yang tampak di atas garis gusi, mirip seperti mengenakan sebuah mahkota.

Prosedur pemasangan crown gigi biasanya dilakukan pada gigi yang rusak parah akibat karies, gigi yang telah mengalami perawatan saluran akar, atau gigi yang memiliki tambalan besar dan struktur gigi yang sudah lemah. 

Dengan crown gigi, Anda dapat mengembalikan estetika dan fungsi gigi secara permanen.

Kapan Harus Memasang Crown Gigi

Selanjutnya adalah kapan Anda harus memasang crown gigi, berikut ini beberapa situasi dimana Anda direkomendasikan memasang crown gigi.

  • Memiliki gigi yang retak atau pecah.
  • Gigi dengan kerusakan besar akibat karies, karena ketika lubang gigi terlalu besar untuk ditambal, crown adalah solusi yang lebih tepat.
  • Setelah perawatan saluran akar, gigi yang sudah dirawat akar membutuhkan perlindungan crown agar tidak patah.
  • Gigi dengan tambalan besar karena jika gigi memiliki tambalan yang sudah terlalu besar sehingga struktur giginya tidak lagi cukup kuat untuk berdiri sendiri.
  • Ingin memperbaiki estetika gigi karena crown dapat digunakan untuk memperbaiki bentuk, ukuran, atau warna gigi yang kurang baik.

Prosedur Pemasangan Crown Gigi

Prosedur pemasangan crown gigi biasanya membutuhkan dua kunjungan ke dokter gigi. Kunjungan pertama akan lebih bersifat persiapan dan pencetakan. 

Pada kunjungan pertama, dokter gigi akan memeriksa kondisi gigi dan melakukan rontgen untuk memastikan apakah crown diperlukan. Jika ada pembusukan atau kemungkinan infeksi, dokter mungkin perlu melakukan perawatan akar gigi (root canal) terlebih dahulu.

Gigi yang akan dipasang crown akan dibersihkan dan dibentuk dengan cara dikontur dan dikurangi ukurannya untuk membuat ruang bagi crown. Setelah itu, dokter gigi akan membuat cetakan atau impression gigi menggunakan bahan putty atau scanner digital.

Sementara crown permanen sedang dibuat di laboratorium (biasanya 2-3 minggu), dokter gigi akan memasang crown sementara untuk melindungi gigi Anda.

Pada kunjungan kedua, barulah pemasangan crown permanen.Dokter gigi akan melepas crown sementara dan memasang crown permanen. Crown akan disesuaikan untuk memastikan pas dengan gigi lain dan nyaman digunakan. Crown akan dilem dengan dental cement sehingga melekat permanen pada gigi Anda.

Harga Crown Gigi

Harga Crown Gigi

Harga crown gigi bervariasi tergantung pada beberapa faktor. Secara umum, kisaran harga crown gigi di Indonesia berkisar antara Rp1.000.000 hingga Rp8.000.000 per gigi, dengan biaya paling umum berada di rentang Rp2.000.000 hingga Rp5.000.000.

Variasi harga ini dipengaruhi oleh jenis material yang digunakan, lokasi klinik, pengalaman dokter gigi, dan kompleksitas kasus. 

Penting untuk memahami bahwa harga yang lebih tinggi tidak selalu berarti lebih baik, namun harga yang terlalu murah perlu diwaspadai karena bisa jadi menggunakan material berkualitas rendah.

Jenis Crown Gigi

Berikut ini adalah rincian harga crown gigi berdasarkan jenisnya, termasuk juga informasi tentang kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis crown tersebut.

1. Crown Logam

Crown logam atau metal crown adalah mahkota yang terbuat dari logam seperti emas, palladium, nikel, atau paduan logam lain. Jenis ini sangat tahan lama dan tidak mudah rusak.

Karena warna dari jenis ini sangat berbeda dengan warna gigi asli, umumnya logam menjadi pilihan untuk melapisi gigi yang tidak tampak dari luar seperti gigi geraham.

  • Estimasi Harga: Rp500.000 – Rp1.500.000 per gigi
  • Kelebihan: Sangat kuat dan tahan lama, hemat, minimal abrasi pada gigi di seberangnya.
  • Kekurangan: Tidak estetis, tidak cocok untuk gigi depan.

2. Crown Porselen Fused to Metal (PFM)

Crown PFM menggabungkan kekuatan logam di bagian dalam dengan estetika porselen di bagian luar. Jenis ini menawarkan keseimbangan antara kekuatan dan tampilan yang lebih natural dibanding crown logam murni.

  • Estimasi Harga: Rp1.000.000 – Rp3.000.000 per gigi
  • Kelebihan: Kombinasi kekuatan dan estetika, lebih affordable dibanding full ceramic.
  • Kekurangan: Lapisan porselen bisa terkelupas seiring waktu, tepi logam bisa terlihat jika gusi menyusut.

3. Crown Full Ceramic atau Full Porcelain

Crown full ceramic atau full porcelain memberikan hasil estetika terbaik karena tidak mengandung logam sama sekali. Warna dari keramik atau porselen sangat menyerupai gigi asli sehingga terlihat sangat natural. Jenis ini cocok untuk Anda yang punya alergi terhadap material berbahan logam.

  • Estimasi Harga: Rp2.000.000 – Rp5.000.000 per gigi
  • Kelebihan: Estetika terbaik, sangat natural, biokompatibel, cocok untuk alergi logam.
  • Kekurangan: Lebih rapuh dibanding logam atau PFM, tidak cocok untuk gigi yang menanggung beban kunyah berat.

4. Crown Zirconia

Crown zirconia saat ini menjadi standar terbaik di banyak klinik modern. Material ini terbuat dari zirkonium dioksida yang sangat kuat, biokompatibel, bebas logam, dan memiliki tampilan yang sangat natural. Zirconia dapat menahan beban kekuatan mengunyah yang lebih berat dibanding keramik biasa.

  • Estimasi Harga: Rp3.000.000 – Rp8.000.000 per gigi
  • Kelebihan: Sangat kuat dan tahan lama, estetika excellent, biokompatibel, cocok untuk semua posisi gigi.
  • Kekurangan: Harga paling mahal, bisa sedikit lebih abrasif pada gigi lawan.

5. Crown Resin

Crown resin komposit terbuat dari bahan resin yang dicampur dengan serat kaca. Crown resin adalah jenis yang paling terjangkau dibandingkan crown porselen atau zirconia. Namun, bahan ini sangat rentan terhadap kerusakan dan keausan.

  • Estimasi Harga: Rp300.000 – Rp1.000.000 per gigi
  • Kelebihan: Paling terjangkau, lebih mudah dibuat dan direpair.
  • Kekurangan: Sangat rentan terhadap kerusakan, lebih cepat aus, tidak tahan lama seperti jenis lain, biasanya hanya untuk crown sementara.

Faktor yang Menentukan Harga Crown Gigi

Seperti yang disebutkan sebelumnya, harga crown gigi dipengaruhi oleh beberapa faktor, berikut ini adalah beberapa faktor yang mempengaruhi harga crown gigi.

  • Material crown. Ini adalah faktor terbesar yang mempengaruhi harga. Setiap material memiliki karakteristik, kelebihan, dan harga yang sangat berbeda.
  • Teknologi pembuatan. Crown yang dibuat dengan teknologi CAD/CAM atau milling digital memiliki presisi lebih tinggi dibanding crown yang dibuat secara manual oleh teknisi lab. Klinik yang menggunakan teknologi lebih canggih wajar mematok harga lebih tinggi.
  • Lokasi dan reputasi klinik. Klinik di pusat kota atau di dalam mal premium tentu memiliki biaya operasional lebih tinggi yang tercermin pada tarif layanannya. Pengalaman dan spesialisasi dokter yang menangani juga berkontribusi pada perbedaan harga.
  • Kompleksitas kasus. Jika gigi memerlukan bone grafting atau prosedur tambahan, biaya akan meningkat signifikan.
  • Pengalaman dokter gigi. Dokter gigi dengan sertifikasi internasional dan pengalaman puluhan tahun mengenakan tarif premium dibanding dokter dengan pengalaman lebih terbatas.
  • Jaminan dan layanan setelah pemasangan. Beberapa klinik menawarkan garansi lebih lama atau layanan perbaikan gratis, yang juga mempengaruhi harga.

Baca juga: Crown Gigi Bisa Bertahan Bertahun-Tahun? Ini Faktanya!

Efek Samping yang Bisa Muncul Setelah Pasang Crown Gigi

Setelah prosedur pemasangan crown gigi, beberapa efek samping mungkin terjadi, terutama pada hari-hari pertama setelah pemasangan, berikut ini adalah beberapa efek samping yang bisa muncul setelah pemasangan crown gigi.

  • Sensitivitas dan nyeri ringan. Menurut Healthline, rasa sakit dan sensitivitas sering terjadi setelah prosedur dan biasanya membaik setelah beberapa hari hingga beberapa minggu.
  • Pembengkakan ringan. Pembengkakan ringan pada gusi di sekitar crown juga normal terjadi dan biasanya hilang dalam beberapa hari.
  • Tekanan atau nyeri saat menggigit. Anda mungkin akan merasakan tekanan atau nyeri ringan saat menggigit selama beberapa hari karena gigi membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan crown baru.
  • Infeksi. Dalam kasus yang jarang terjadi, infeksi dapat berkembang jika sterilisasi tidak optimal atau kebersihan mulut tidak terjaga dengan baik setelah pemasangan. Jika Anda mengalami demam, nanah, atau pembengkakan yang terus bertambah, segera hubungi dokter gigi.
  • Cavitas di bawah crown. Meskipun crown melindungi bagian atas gigi, decay dapat dimulai di bawah crown jika kebersihan mulut tidak terjaga. Untuk mencegah ini, terus lakukan pembersihan gigi dengan baik dan kunjungan rutin ke dokter gigi.

Baca juga: Makanan yang Harus Dihindari Setelah Pasang Crown Gigi

Jadi, itulah informasi tentang harga crown gigi dari Putih Dental kali ini. Harga crown gigi itu bervariasi tergantung material, teknologi, dan keahlian dokter gigi dan tempat yang Anda pilih.

Investasi pada crown berkualitas adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan dan kenyamanan gigi Anda. Sebelum memilih berdasarkan harga terendah saja, pertimbangkan jenis material, reputasi klinik, dan pengalaman dokter gigi yang akan menangani prosedur Anda.

Untuk gigi depan yang sangat terlihat, crown full ceramic atau zirconia adalah pilihan terbaik karena memberikan tampilan paling natural. 

Untuk gigi belakang yang menanggung tekanan kunyah besar, zirconia adalah pilihan ideal karena menggabungkan kekuatan tinggi dengan estetika yang tetap baik. 

Sementara itu, crown logam atau PFM masih relevan untuk pasien dengan anggaran terbatas, asalkan dilakukan oleh dokter yang berpengalaman.

Dengan memahami variasi harga, jenis-jenis crown, dan faktor yang mempengaruhi biaya pemasangan, Anda dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan terinformasi sesuai dengan kebutuhan dan budget Anda. 

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter gigi spesialis di Putih Dental untuk mendapatkan rekomendasi jenis crown yang paling sesuai dengan kondisi gigi Anda dan solusi terbaik untuk kesehatan mulut jangka panjang.

Referensi:

  • Cleveland Clinic. “Dental Crowns: Types, Procedure & Care.” Diakses dari https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/10923-dental-crowns
  • Healthline. “Dental Crown Types, Procedure, When It’s Done, Cost, and Aftercare.” Diakses dari https://www.healthline.com/find-care/articles/dentists/dental-crown
  • Healthline. “Dental Crowns vs. Dental Onlays: What You Need to Know.” Diakses dari https://www.healthline.com/health/dental-and-oral-health/onlay-vs-crown

FAQ Seputar Harga Crown Gigi

Berapa kisaran harga crown gigi di Indonesia dan apa yang mempengaruhi perbedaan harga?

Harga crown gigi di Indonesia berkisar antara Rp1.000.000 hingga Rp8.000.000 per gigi, dengan biaya paling umum berada di rentang Rp2.000.000 hingga Rp5.000.000. Perbedaan harga dipengaruhi oleh beberapa faktor: jenis material yang digunakan (logam paling murah, zirconia paling mahal), teknologi pembuatan (CAD/CAM lebih presisi tapi lebih mahal), lokasi dan reputasi klinik, kompleksitas kasus, pengalaman dokter gigi, serta jaminan dan layanan purna jual yang ditawarkan. Ingat, harga murah tidak selalu berarti hemat, harga yang terlalu rendah bisa mengindikasikan material berkualitas rendah.

Untuk budget terbatas, crown logam (Rp500.000–Rp1.500.000) atau crown PFM (Rp1.000.000–Rp3.000.000) adalah pilihan yang masih reasonable, tetap tahan lama meskipun estetika kurang sempurna. Untuk gigi depan dengan budget terbatas, PFM adalah kompromi yang baik. Untuk kualitas terbaik, crown zirconia (Rp3.000.000–Rp8.000.000) adalah investasi jangka panjang yang paling menguntungkan, sangat kuat, tahan lama, estetika excellent, dan cocok untuk semua posisi gigi. Meskipun lebih mahal, zirconia bisa bertahan 15+ tahun, sementara crown resin hanya bertahan 3-5 tahun, jadi perhitungan biaya jangka panjang bisa lebih menguntungkan.

Ada perbedaan yang cukup nyata. Crown murah (terutama resin) mudah aus, rentan pecah, dan perlu diganti lebih sering. Crown logam tahan lama tapi tidak terlihat alami. Crown PFM dan full ceramic sudah lebih baik, tapi full ceramic lebih rapuh kalau dipasang di gigi belakang yang sering dipakai mengunyah. Crown zirconia adalah pilihan kualitas terbaik, menggabungkan kekuatan yang bagus (seperti logam), penampilan natural (seperti keramik), dan aman untuk kesehatan gusi. Jadi perbedaan harga bukan hanya soal brand atau nama klinik, tapi benar-benar tentang kualitas material, berapa lama bisa bertahan, dan hasil yang Anda dapatkan dalam jangka panjang.

Picture of drg. Ivan Hadiutomo, Sp.KG
drg. Ivan Hadiutomo, Sp.KG

Ivan Hadiutomo, drg., graduated summa cum laude from Universitas Trisakti with a specialization in Restorative & Endodontics. He further pursued esthetic dentistry at New York University, where he served as International Director of the Aesthetic Society and lectured at the university. He has since completed his third Master’s degree in Implantology at Goethe University Frankfurt.

Latest Articles

Our Locations